Resume Buku:
THE SIXTH SENSE OF CHILDREN: NURTURING YOUR CHILD’S INTUITIVE ABILITIES (Oleh Litany Burns)
Bab 2
SEBUAH “JIWA DEWASA” DALAM TUBUH SEORANG ANAK
Pada bab ini dibahas mengenai adanya “jiwa/roh yang dewasa” pada tubuh seorang anak. Karena keberadaannya itu, secara intuisi mereka kadangkala dapat bertindak bijaksana, mampu berpikir kreatif dan bersikap layaknya orang dewasa jauh di atas usia mereka yang sebenarnya.
“Jiwa yang dewasa” ini atau di dalam buku ini disebut “old soul” dapat bertindak bertindak seperti laki-laki dewasa atau perempuan dewasa kecil. Tindakan-tindakan mereka kadangkala mengejutkan kita sebagai orang dewasa. Begitu bijaksana, mampu menjelaskan hal-hal seperti mengapa orang seharusnya tidak berperang, walaupun dengan cara anak-anak tetapi mempunyai makna perenungan yang dalam.
“Jiwa dewasa” tersebut berdasarkan buku ini dikatakan sebagai anugrah Tuhan, sehingga tanpanya (tanpa “soul” tersebut), maka anak-anak sepertinya “tidak lengkap” terisolasi dan tidak terhubung dengan dunia luar, kepekaannya terhadap kehidupan menjadi kurang dan terbatas.
Secara intuisi seorang anak dapat merasakan adanya “hubungan jiwa” di dalam setiap mahluk hidup. Sejak lahir, badan fisik menjadi “rumah” dari jiwa untuk berhubungan dengan dunia luar/dunia fisik melalui bahasa, ide-ide, pikiran dan emosi, dan berinteraksi dengan “jiwa-jiwa” lain yang terdapat pada “badan-badan fisik” lainnya.
Jiwa yang mempunyai begitu banyak pengetahuan, cinta dan kebijaksanaan berada dalam tubuh yang belum bisa belajar berjalan, bicara dll. Lama-kelamaan akan terintegrasi antara keduanya.