Analisa kualitatif novel “My Sweet Audrina”

My Sweet Audrina Tinjauan Teori

Teori yang akan digunakan untuk menelaah tokoh Audrina dari novel “My Sweet Audrina” ini adalah teori personality dari Sullivan yang menekankan pada sistem diri –self system– (the good-me self) dan (the bad- me self) yang beranjak dari kecemasan yang merupakan produk dari hubungan interpersonal. Hubungan ini yang kemudian dapat menjadi suatu ancaman pada perasaan aman seseorang dalam hidupnya.

Teori ini juga menjelaskan adanya personifikasi yaitu model ideal dari setiap individu pada orang lain yang meliputi hal-hal yang kompleks seperti perasaan, sikap, konsepsi yang tumbuh dan berkembang berdasarkan pengalaman akan kebutuhan kepuasan dan kecemasan.

Sullivan juga menjelaskan adanya dua hal yang mempengaruhi tension (ketegangan) seseorang, yaitu :

  • ketegangan yang muncul karena kebutuhan organisme
  • ketegangan yang muncul dari hasil kecemasan

Kecemasan adalah pengalaman ketegangan yang dihasilkan dari situasi nyata atau pun khayalan yang mengancam perasaan aman seseorang. Kecemasan bervariasi berdasarkan intensitasnya bergantung pada keseriusan ancaman yang dihadapi seseorang. Kecemasan yang amat sangat (severe) dapat membuat seseorang menjadi sangat bingung bahkan amnesia.

Berdasarkan hal tersebut, maka akan dicoba menjelaskan mengapa Audrina dapat lupa akan masa lalunya dan perilakunya yang selalu meng-isolasi diri.

Tertarik? Silakan baca selanjutnya

Sinopsis “My Sweet Audrina”

My Sweet AudrinaBerikut adalah sinopsis dari novelMy Sweet Audrina”, jalan cerita tokoh utama dan hubungannya dengan tokoh penting diseputarnya.

• Pada usia 9 tahun, tepat di hari ulangtahunnya, Audrina mengalami pemerkosaan. Kejadian ini membuatnya trauma. Trauma tersebut mengubahnya menjadi gadis yang pemurung, selalu ketakutan pada apa saja yang berjenis kelamin laki-laki, baik itu bonekanya, kucingnya dan bahkan ayahnya sendiri.

  • Ayahnya bersikeras Audrina melupakan kejadian tersebut. Ibu, bibi dan Vera sepupunya terpaksa menuruti kemauan ayahnya dan berpura-pura bahwa ia adalah anak kedua di keluarga tersebut.
  • Perlahan-lahan Audrina mampu menghilangkan bayangan kejadian tersebut dari benaknya dan bahkan melupakannya sama sekali.
  • Audrina hidup sebagai anak kedua dalam keluarga tersebut, tetapi diam-diam ia sebenarnya merasa tertekan karena harus bersaing dengan the first Audrina dan harus menghadapi sikap permusuhan dari Vera.

Tertarik? Silakan baca selengkapnya

Mengenal karakter utama novel My Sweet Audrina

 

My Sweet Audrina

Ada baiknya pembahasan novel My Sweet Audrina ini dimulai dengan pengenalan tokoh-tokohnya, sehingga pembaca akan lebih mudah memahami perjalanan Audrina ini. Selain Audrina, ada enam karakter penting lain yang penjelasannya dapat disimak dalam tulisan berikut ini.

Audrina Adelle Adare Lowe

Audrina adalah gadis yang hidup tanpa masa lalu, ia tidak mampu mengingat kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidupnya sebelum ia berusia 7 tahun. Hal ini membuat bingung dan kehilangan kepercayaan dirinya. Audrina juga hidup di bawah bayang-bayang “kakaknya yang sudah meninggal” dan yang selalu disanjung dan dipuja oleh ayah dan ibunya sebagai anak yang sempurna.

Audrina merasa dirinya dituntut untuk sebaik “kakaknya” yang bahkan tidak ia kenal. Hal ini menimbulkan konflik pada dirinya dan beban berat untuk bersaing dengan orang yang bahkan sudah tidak ada lagi di dunia. Ia merasa benci dengan kakaknya dan keluarganya yang tidak mau menerima dia apa adanya. Audrina tumbuh menjadi gadis yang tidak percaya diri, merasa kecewa dan marah terutama pada dirinya sendiri.

 “The First Audrina”

Gadis yang periang, hangat, terbuka, lembut. Ia pandai menarik hati orang lain untuk menyukainya, baik hati, cerdas dan cantik. The first Audrina menjadi tumpuan kebanggaan dan kesayangan kedua orangtuanya. Sosoknya yang selalu dihadirkan ditengah-tengah keluarga Adare membuat Audrina merasa tersaingi dan tertekan.

Tertarik? Silakan baca selengkapnya