Respon Pertumbuhan Padi terhadap Pemberian Bakteri Fotosintetik Anoksigenik

Abstrak

Padi pada sawah tergenang membentuk suatu lingkungan yang khas bagi mikroflora dan menjadi habitat sejumlah bakteri fotosintetik anoksigenik (BFA) yang dapat menghasilkan ALA ekstraseluler dan menambat nitrogen.  Pada penelitian ini dipelajari respon pertumbuhan padi terhadap inokulasi BFA (sel hidup), pemberian metabolit ekstraseluler (supernatan) BFA, dan pemberian sonikasi sel BFA.    Pemberian sel hidup BFA kepada tanaman padi memperlihatkan hasil yang lebih baik daripada pemberian supernatan BFA maupun sonikasi sel BFA.  Inokulasi BFA memberikan hasil yang lebih baik diduga karena sel dapat menambat nitrogen dan ALA yang diproduksinya serta kemungkinan adanya hormon pertumbuhan.  Dari hasil asai ALA yang dilakukan ternyata konsentrasi ALA yang ada masih terlalu rendah (5mM-15mM)  untuk dapat memicu pertumbuhan padi.

Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa isolat BFA yang cenderung memicu pertumbuhan padi walaupun uji statistik masih tidak berbeda nyata dengan kontrol E. coli DH5a.  Kemungkinannya karena kadar ALA yang dihasilkan rendah dan adanya perbedaan antara keadaan buatan di laboratorium dengan keadaan di alam dimana BFA berinteraksi dengan banyak jenis bakteri lain.

Pembimbing 1: PUSPA DEWI  TJONDRONEGORO

Pembimbing 2: ANTONIUS SUWANTO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s