Pendidikan Karakter untuk Membangun Martabat Bangsa

ABSTRAK

 

Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan yang berat di era globalisasi ini. Menurunnya martabat bangsa dan hilangnya jati diri bangsa berujung pada rendahnya mutu SDM, pupusnya kreativitas, tumbuhnya kecenderungan budaya pembajakan serta tercerai-berainya moralitas bangsa.

Pendidikan rupanya belum menjadi paradigma dalam pembangunan bangsa. Untuk itu perlu upaya menguatkan kembali dunia pendidikan dan menitikberatkan pada pendidikan yang dapat membangun keperadaban. Pendidikan yang peduli pada pembentukan sikap-sikap mental yang tahan banting, berorientasi kreatifitas dan bermoral tinggi. Melalui pendidikan karakter maka diharapkan dapat mencapai tujuan-tujuan tersebut di atas.

Pendidikan karakter adalah respon dari tantangan globalisasi untuk menyediakan kualitas pendidikan untuk semua.  Makalah ini dimaksudkan sebagai kajian tentang pendidikan karakter di Indonesia dan bahan kajian lanjutan tentang pentingnya peran pendidikan karakter di institusi pendidikan, untuk meningkatkan kepekaan peserta didik dan mempersiapkan mereka mencapai pilar pendidikan UNESCO, learning to live together dalam kemajemukan Indonesia.

Pendidikan karakter adalah usaha yang dilakukan secara individu dan sosial dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan kebebasan individu itu sendiri. Pendidikan karakter harus bersifat membebaskan. Alasannya, hanya dalam kebebasannya individu “dapat menghayati kebebasannya sehingga ia dapat bertanggung jawab atas pertumbuhan dirinya sendiri sebagai pribadi dan perkembangan orang lain dalam hidup mereka”. Locus educationis pendidikan karakter adalah sekolah. Semua pihak yang terlibat dalam di sekolah memikul tanggung jawab membangun pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan keseluruhan proses pendidikan yang dialami peserta didik sebagai pengalaman pembentukan kepribadian melalui memahami dan mengalami sendiri nilai-nilai, keutamaan-keutamaan moral, nilai-nilai ideal agama, nilai-nilai moral Pancasila, dan sebagainya.

Pembangunan peradaban tidaklah semata tergantung pada tangan-tangan terampil dalam teknisi, melainkan juga kemuliaan jiwa. Dari sinilah kita bisa memahami keterpurukan bangsa kita saat ini. Tak ada cara ampuh kecuali menguatkan sistem pendidikan yang integral-komprehensif secara terus menerus.

Unduh makalah lengkap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s