Hubungan Persepsi Kompetensi Siswa dan Persepsi Struktur Tujuan Kelas dengan Perilaku Mencari Bantuan Akademik (Penelitian dalam Pelajaran Matematika pada Siswa SMP di Jakarta)

ABSTRAK

Cepat atau lambat, siswa akan menghadapi situasi di mana mereka membutuhkan bantuan untuk mengatasi kesulitan tugas akademik atau untuk memahami suatu konsep pelajaran.  Dalam situasi ini, seorang siswa harus menyadari kebutuhan akan bantuan dan memutuskan untuk mencari bantuan akademik. Pada kenyataannya seringkali para siswa tidak mencari bantuan ketika mereka menghadapi kesulitan akademik (Butler & Neuman, 1995; Newman, 1994, Newman & Goldin, 1990).

Penelitian ini mengenai hubungan antara persepsi kompetensi siswa dan persepsi struktur tujuan kelas dengan perilaku mencari bantuan akademik yang adaptif dalam pelajaran matematika pada siswa SMP.  Tujuan penelitian ini adalah: 1) menguji hubungan antara persepsi kompetensi siswa baik kognitif maupun sosial dengan perilaku mencari bantuan, 2) menguji hubungan persepsi struktur tujuan kelas dengan perilaku mencari bantuan, 3) mengungkap seberapa besar sumbangan persepsi kompetensi siswa dan persepsi struktur tujuan kelas secara bersama-sama terhadap perilaku mencari bantuan, 4) menguji perbedaan perilaku mencari bantuan antara siswa laki-laki dan siswa perempuan.

Penelitian ini merupakan kajian lapangan dengan desain non-eksperimental.  Responden penelitian ini adalah siswa remaja awal yang duduk di kelas tujuh, dimana pada masa ini mereka sedang mengalami masa transisi (N= 226).  Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner dengan gaya Likert skala 4 yang terdiri dari alat ukur persepsi kompetensi siswa, alat ukur persepsi struktur tujuan kelas dan alat ukur perilaku mencari bantuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kompetensi siswa, berhubungan secara positif dan signifikan dengan perilaku mencari bantuan. Siswa yang merasa dirinya mampu menguasai pelajaran dan dapat nyaman berinteraksi dengan orang lain akan lebih aktif bertanya daripada siswa dengan persepsi kompetensi diri yang rendah.  Kelas yang dipersepsikan oleh siswa sebagai kelas yang task-focus juga berhubungan secara positif dan signifikan dengan perilaku mencari bantuan akademik yang adaptif.  Persepsi kompetensi siswa dan persepsi struktur tujuan kelas secara bersama-sama memberikan sumbangan yang positif dan signifikan sebesar 21,7% terhadap perilaku mencari bantuan akademik. Pada penelitian ini tidak ditemukan perbedaan perilaku antara siswa perempuan dan siswa laki-laki dalam mencari bantuan akademik yang adaptif.

Saran yang diajukan untuk penelitian lebih lanjut adalah: 1) sampel dapat diambil dari jenjang berikutnya dan dari beberapa sekolah sehingga generalisasi dapat lebih luas, 2) pengembangan alat ukur perilaku mencari bantuan, 3) penelitian pada variabel lain yang terkait dengan perilaku mencari bantuan, 4) penelitian longitudinal untuk mengetahui bagaimana perkembangan siswa dalam mencari bantuan.

Daftar pustaka: 51 Judul buku (tahun 1972 s.d  2004)

Kata kunci: perilaku mencari bantuan akademik

Pembimbing 1: MIRANDA D ZARFIEL

Pembimbing 2: LINDA PRIMANA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s