De Brevitate Vitae

De Brevitate Vitae

(“On the Shortness of Life”)

De Brevitate Vitae adalah bahasa latin yang artinya ‘dalam singkatnya hidup’. De Brevitate Vitae mungkin asing di telinga kita, karena kita lebih mengenalnya dengan istilah Gaudeamus igitur. Gaudeamus igitur sendiri artinya “Karenanya marilah kita bergembira”. Di banyak universitas di Indonesia lagu ini sudah menjadi tradisi tersendiri dalam upacara wisuda kelulusan mahasiswa.

Lagu berbahasa Latin ini merupakan lagu komersium akademik dan sering dinyanyikan di berbagai negara Eropa. Di negara-negara Barat, lagu ini dinyanyikan sebagai anthem dalam  upacara kelulusan. Melodi lagu ini terinspirasi oleh lagu abad pertengahan, bishop of Bologna ciptaan Strada. Gaudeamus ini pada zaman dahulu di Jerman merupakan lagu perjuangan kebebasan akademik.

Liriknya sendiri mencerminkan semangat para pelajar yang tetap semangat meskipun dengan pengetahuan bahwa pada suatu hari nanti kita semua akan mati, seperti terangkum dalam bait pertama pada baris ke-4 dan yang lebih diperjelas lagi pada isi bait ketiga, yang mengandung arti kesadaran akan dekatnya kematian dengan kehidupan manusia di bumi ini. Lagu ini sendiri dimaksudkan sebagai perayaan atas segala keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang, misalnya berhasil menyelesaikan pendidikan. Itulah sebabnya Gaudeamus igitur banyak dipakai di hampir seluruh universitas di dunia dalam acara wisuda.

Bait pertama:

Gaudeamus igitur. Juvenes dum sumus (2x)
Post jucundam juventutem. Post molestam senectutem
Nos habebit humus (2x)

Mari kita bersenang-senang. Selagi masih muda.
Setelah masa muda yang penuh keceriaan. Setelah masa tua yang penuh kesukaran
Tanah akan menguasai kita.

Bait kedua:

Ubi sunt qui ante nos. In mundo fuere? (2x)
Vadite ad superos. Transite in inferos
Hos si vis videre (2x)

Kemana orang-orang sebelum kita, Yang pernah hidup di dunia ini?
Terbanglah ke surga. Terjunlah ke dalam neraka
Bila kau ingin menjumpai mereka.

Bait ketiga:

Vita nostra brevis est. Brevi finietur (2x)
Venit mors velociter. Rapit nos atrociter
Nemini parcetur (2x)

Hidup kita sangatlah singkat. Berakhir dengan segera
Maut datang dengan cepat. Merenggut kita dengan ganas
Tak seorang pun mampu menghindar.

Bait keempat:

Vivat academia! Vivant professores! (2x)
Vivat membrum quod libet. Vivant membra quae libet
Semper sint in flore (2x)

Panjang umur akademi! Panjang umur para pengajar!
Panjang umur setiap pelajar! Panjang umur seluruh pelajar!
Semoga mereka terus tumbuh berkembang!

Bait kelima:

Vivant omnes virgins. Faciles, formosae (2x)
Vivant et mulieres. Tenerae, amabiles
Bonae, laboriosae (2x)

Panjang umur para gadis! Yang sederhana dan elok
Juga, hidup para wanita! Yang lembut dan penuh cinta
Jujur, pekerja keras.

Bait keenam:

Vivant et res publica. et qui illam regit (2x)
Vivat nostra civitas, Maecenatum caritas
Quae nos hic protegit (2x)

Hidup negaraku! Dan pemerintahannya
Hidup kota kami! Dan kemurahan hati para dermawan
Yang telah melindungi kami.

Bait ketujuh:

Pereat tristitia. Pereant osores (2x)
Pereat diabolus. Quivis antiburschius

Atque irrisores (2x)

Enyahlah kesedihan. Enyahlah kebencian
Enyahlah kejahatan. Dan siapa pun yang anti mahasiswa
Juga mereka yang mencemoh kami

Sumber: Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s